Tampilkan postingan dengan label kompi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kompi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Maret 2012

Ide pendirian KOMPI Foundation

Pada dasarnya Manusia tidak pernah merasa puas. Sudah dikasih ati minta rempelo. Manusia diberi harta banyak pun masih tetap kurang. Sifat ketidakpuasan manusia bisa menimbulkan efek negatif juga efek positif. Positifnya ketika ketidakpuasan tersebut di aplikasikan ke dalam sebuah gagasan yang positif. Gagasan positif bisa berupa tidak pernah merasa puas akan prestasi “belajar”.

Begitupun saya yang sekarang masih menjabat ketua umum kompi dan akan lengser dalam hitungan beberapa bulan lagi. hehehehe..... Saya pribadi masih banyak keinginan untuk mengembangkan  kompi. Termasuk dalam beberapa hari yang lalu salah seorang teman usul untuk mendirikan sebuah foundation. Saya akui ide tersebut merupakan ide bagus. Sempat terlintas juga dalam pikiran saya mengenai hal serupa. Ketika bakmas oktober kemarin. Dalam pikiran saya misalkan alumni kompi kita galang dana per bulan minimal 50 rb, pada suatu ketika ingin mengadakan bakmas kita sudah punya sedikit modal awal.

Lebih dalam lagi mengenai konsep foundation. Sering kita dengar kata-kata foundation yang melekat pada nama sebuah perusahaan. Misalkan Djarum foundation. Djarum Foundation adalah bentuk konsistensi Bakti Pada Negeri, untuk turut serta menjadi bagian membangun Negeri Indonesia yang bukan saja kuat secara ekonominya tapi juga membanggakan dalam prestasi olahraga, prestasi akademis, menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan budayanya demi terwujudnya kualitas hidup Indonesia di masa depan yang lebih baik dan bermartabat. http://www.djarumfoundation.org/program_details.php

Memang nama foundation rata-rata disebuah perusahaan besar. Tetapi saya juga ingin jika beberapa alumni KOMPI bersedia mengamalkan sedikit rezekinya per bulan dikumpulkan jadi satu kemudian dana tersebut mampu digunakan dalam banyak hal. Kita tidak muluk-muluk seperti apa yang telah menjadi program kerja semacam Djarum foundation. Kita akui kompi masih lingkung kecil sedangkan mereka perusahaan besar. Kalau mereka dalam lingkup nasional, kita bisa mengawali dari lingkup kompi dulu misalkan pemberian beasiswa bagi yang kurang mampu. Bisa juga membantu mensukseskan bhakti masyarakat di Pati dan yang lebih mantap lagi dana yang terkumpul tersebut mampu nyekolahke anak paling nggak satu dulu dari jenjang SD sampai SMK. 

Tidak semua temen-temen KOMPI itu dari keluarga yang serba kecukupan. Dengan melihat kondisi semacam itu, saya melalui KOMPI ingin kiranya membantu. Tetapi ada keterbatasan KOMPI dalam memberikan bantuan. Lebih-lebih soal dana. KOMPI belum memiliki sumber dana yang tiap bulan bisa memberikan beasiswa. 

Mengenai beasiswa, tahun 2009 KOMPI sempat mendapatkan beasiswa dari yayasan Baitul Mal BRI pusat Jakarta untuk 5 orang. Kemudian beasiswa itu 1 untuk ketua umum, 2 untuk masing-masing ketua divisi kemudian 2 untuk mahasiswa Polines dan Undip. Tetapi untuk tahun 2010 beasiswa tersebut sudah tidak bisa untuk membuka peserta baru lagi.
Oleh karena itu andaikan gagasan pembentukan semacam KOMPI Foundation ini bisa terealisasi, bagi saya pribadi ada beberapa keinginan yaitu:
1. Pemberian beasiswa untuk KOMPI
2. Pemberian pinjaman modal untuk usaha bersama KOMPI
3. Subsidi kos murah bagi yang membutuhkan atau jika dana mencukupi pembelian rumah untuk sekretariat bersama juga kos murah bagi temen-temen yang membutuhkan.
4. Setiap ada kegiatan bakti masyarakat bisa diambilkan sedikit dana dari situ.
5. Membiayai pendidikan minimal 1 anak jenjang SD....-SMK.



Jumat, 14 Oktober 2011

PERAN MAHASISWA TERHADAP MASYARAKAT

Memahami seluk beluk hubungan antara manusia merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam kehidupan bermasyarakat dan setelah menelaah peran mahasiswa terhadap masyarakat ini maka terlihat bahwa sikap yang mereka miliki dan sejauh mana mereka dapat dipengaruhi. Perlunya komunikasi dalam kebutuhan integral dan tidak mungkin dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Peroses komunikasi tidak akan terjadi apabila tidak ada komponen-komponen yang terlibat didalamnya, oleh karena itu untuk mencapai proses komunikasi yang efektif perlu diperhatikan unsur atau komponen-komponen penting yang sudah mutlak harus ada.
Dalam kegiatan bermasyarakat perlu adanya partisipasi dan kerja sama dari para pelaku yang terlibat, artinya kegiatan ini akan berlangsung baik apabila pihak-pihak yang bermasyarakat (sepuluh orang atau lebih) sama-sama ikut terlibat dan sama-sama mempunyai perhatian yang sama terhadap topik pesan yang di komunikasikan. Komunikasi bermasyarakat bersifat transaksional, artinya komunikasi pada dasarnya menurut dau tindakan : memberi dan menerima. Dua tindakan tersebut perlu dilakukan secara seimbang atau proporsioanal oleh masing-masing pelaku yang terlibat dalam komunikasi bermasyarakat.
Ada juga program berbasis alam yang diadakan mahasiswa untuk mengajak masyarakat dalam aktivitas ramah lingkungan dalam berbagai hal untuk menginformasikan kepada masyarakat luas mengenai dampak yang dapat ditimbulkan akibat pemanasan global bersama-sama melakukan tindakan dalam mencgahnya. Penggunaan plastik, bahan pembungkus makanan dan minuman sangat tinggi tigkat ketergantungan sehingga hampir sudah tidak dapat dikontrol akan mengancam seluruh aspek kehidupan manusia.
Bila ditinjau dari sisi bahan baku pembuatan sampah plastik dengan jumlah total konsumsi plastik dalam satu tahun maka dibutuhkan 12 juta barel minyak dan 14 juta batang pohon sebagai bahan baku dasarnya. Kondisi ini tentunya sangat memprihatinkan jika ditnjau dari sudut pelestarian lingkungan, belum lagi ditambah dengan bahaya yang dapat ditimbulkan dari sampah produk berbahan plastik yang tidak didaur ulang dengan proses yang benar.
Program berbasis alam merupakan inisiatif dari mahasiswa yang kesuksesannya didukung oleh banyak pihak, terutama oleh masyarakat itu sendiri. Karena selain memberikan dampak yang baik pada lingkungan, program ini juga dapat menguntungkan masyarakat.

sumber: http://abdulrahmanwahid.blogspot.com/2011/05/peran-mahasiswa-terhadap-masyarakat.html